Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam. Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. Yang Menguasai pemerintahan hari Pembalasan (hari Akhirat). Engkaulah sahaja (Ya Allah) Yang Kami sembah, dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan.

Tunjukkan kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang yang Engkau telah kurniakan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) orang-orang yang Engkau telah murkai, dan bukan pula (jalan) orang-orang yang sesat.

Sunday, February 1, 2015

Rantai Kesayangan

Di suatu malam seorang ayah membacakan Taklim Rumah dengan keluarganya yang terdiri dari isterinya dan 4 orang anaknya. Setelah membacakan hadis, si ayah bertanya kepada anak perempuannya yang sulung.
"Nak! Adakah kamu sayang Ayah?"
Si anak menjawab, "Tentu saja aku sayang Ayah"
Ayahnya tersenyum lalu bertanya, "Kalau begitu, boleh Ayah minta rantaimu?"
Lalu si anak menjawab, "Ayah! Aku sayang Ayah, tapi aku juga sayang sama rantai ini..!"
Lalu Ayahnya berkata, "Ya! Sudah tidak apa-apa. Ayah hanya bertanya saja" Si ayah lalu pergi.

Di malam berikutnya selama 3 hari berturut-turut, ayahnya bertanyakan hal yang sama dan si anak pun menjawab dengan kata-kata yang sama. Si anak berfikir sambil memegang rantai TIRUAN kesayangannya itu,
"Kenapa tetiba Ayah mau rantai ini? Ini kalung yang paling aku sayangi. Rantai ini pun pemberian Ayah juga."

Malam berikutnya, sang Ayah menanyakan hal yang sama. Lalu si anak berkata,
"Ayah! Ayah tahu aku sayang sama Ayah dan juga kalung ini. Tapi kalau Ayah nak rantai ini, takpa akan ku berikan kepada Ayah..!"

Si anak memberikan rantainya dan Ayahnya mengambilnya dengan tangan kiri. Lalu Ayahnya memasukkan tangan kanannya ke saku kanan dan mengambil rantai berbentuk sama namun emasnya tulen.

Ayahnya mengenakannya pada leher anaknya,
"Anakku! Sebetulnya rantai ini sudah ada di saku Ayah sejak pertama kali Ayah meminta rantaimu! Tapi Ayah menunggu kamu memberikan sendiri rantaimu itu dan Ayah gantikan dengan yang lebih baik dan cantik..!"

Si anak menangis terharu.

Kadangkala kita merasakan Tuhan tidak adil. Dia yang memberikan tapi kenapa Dia juga yang mengambilnya?

Kadang-kadang kita rasa sakit hati, sedih dan kecewa. Tapi tidakkah kita tahu, di saat Allah mengambil sesuatu yang berharga dari kita, Allah punya rancangan lain?

Allah mau menggantikannya dengan yang LEBIH BAIK lagi dari apa yang sudah kita miliki sekarang.

Jadi, bersabarlah! Terimalah apapun yang kita alami. Beramallah! Berilah apa yang harus kita berikan. Ikhlaslah dengan segala yang kita lakukan.

Kembalikanlah apa yang diminta Allah swt. Dan tetaplah bersyukur, maka rezekimu akan dilipat-gandakan.

MENUKAR DUNIA FANTASI, DUNIA KHAYALAN KEPADA REALITI ALAM AKHIRAT YANG KEKAL SELAMA-LAMANYA!!

J A N J I  A L L A H P A S T I L A H  B E N A R !